Sahabat muslimah,
kadang saat waktu yang sempit, tanpa sadar kita melakukan shalat dengan tergesa-gesa,
Padahal gerakan-gerakan saat shalat harusnya itu, bisa mengistirahatkan tubuh kita setelah aktivitas seharian,
Apalagi pas sujud, wah...
Sayang sekali, sahabat muslimah,
Gerakan sujud yang tenang dan lama justru sangat baik untuk kesehatan perempuan, terutama ibu hamil!
Jangan lupa bahwa gerakan sujud perempuan dan laki-laki tidaklah sama, adapun gerakan sujud untuk perempuan adalah sebagai berikut:
Siku kedua tangannya diharapkan dikumpulkan (nempel) dengan kedua sisi tubuh (lambung), sehingga antara siku dan sisi tubuh itu tidak saling merenggang dan menjauh. Sebagaimana dalam riwayat Siti ‘Aisyah :
“Bahwasanya Rasululloh SAW melakukan hal tersebut, adapun bagi perempuan hendaknya mengumpulkan (tidak merenggangkan) anggota tubuh yang satu dengan yang lain. Karena hal itu lebih dapat menutupi, sementara bagi laki-laki hendaknya menjauhkan (merenggangkan) kedua sikunya dari dua sisi tubuh ketika waktu sujud. Dalam Shohih Bukhori dan Muslim disebutkan bahwasanya Rasululloh ketika melakukan sujud merenggangkan antara kedua tangannya sehingga kelihatan putih-putih kedua ketiaknya.”
"Sujud adalah latihan kekuatan otot tertentu , termasuk otot dada. Saat sujud, beban tubuh bagian atas ditumpukan pada lengan hingga telapak tangan. Saat inilah kontraksi terjadi pada otot dada, hal ini dapat memperbaiki fungsi kelenjar air susu."
Biar saya jelaskan dari sisi fisioterapi,
Pada saat sujud, otot ang berkontraksi antaralain adalah otot pectoralis
kadang saat waktu yang sempit, tanpa sadar kita melakukan shalat dengan tergesa-gesa,
Padahal gerakan-gerakan saat shalat harusnya itu, bisa mengistirahatkan tubuh kita setelah aktivitas seharian,
Apalagi pas sujud, wah...
Sayang sekali, sahabat muslimah,
Gerakan sujud yang tenang dan lama justru sangat baik untuk kesehatan perempuan, terutama ibu hamil!
Jangan lupa bahwa gerakan sujud perempuan dan laki-laki tidaklah sama, adapun gerakan sujud untuk perempuan adalah sebagai berikut:
Siku kedua tangannya diharapkan dikumpulkan (nempel) dengan kedua sisi tubuh (lambung), sehingga antara siku dan sisi tubuh itu tidak saling merenggang dan menjauh. Sebagaimana dalam riwayat Siti ‘Aisyah :
“Bahwasanya Rasululloh SAW melakukan hal tersebut, adapun bagi perempuan hendaknya mengumpulkan (tidak merenggangkan) anggota tubuh yang satu dengan yang lain. Karena hal itu lebih dapat menutupi, sementara bagi laki-laki hendaknya menjauhkan (merenggangkan) kedua sikunya dari dua sisi tubuh ketika waktu sujud. Dalam Shohih Bukhori dan Muslim disebutkan bahwasanya Rasululloh ketika melakukan sujud merenggangkan antara kedua tangannya sehingga kelihatan putih-putih kedua ketiaknya.”
"Sujud adalah latihan kekuatan otot tertentu , termasuk otot dada. Saat sujud, beban tubuh bagian atas ditumpukan pada lengan hingga telapak tangan. Saat inilah kontraksi terjadi pada otot dada, hal ini dapat memperbaiki fungsi kelenjar air susu."
Biar saya jelaskan dari sisi fisioterapi,
Pada saat sujud, otot ang berkontraksi antaralain adalah otot pectoralis
Jika otot pectoralis ini sering dilatih, maka otot ini akan kencang, secara otomatis dapat menopang kelenjar mamae, sehingga bentuknya lebih kencang dan indah.
Jarang melatih otot pectoralis ini akan menyebabkan kontour kelenjar mamae menurun,
Konsultasikan kesehatan fisik anda yuk, Free loh J
Kirim email ke lailiahameeda@gmail.com
“we share, because we care”
Pengasuh: Nurul Lailia Hamida (Fisioterapis)

.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar